Kota Bekasi, Jawa Barat (KARONESIA.com) – Sejumlah personel Babinsa dari jajaran Kodim 0507/Bekasi harus berjibaku dengan arus air demi menembus kawasan permukiman yang terisolasi. Langkah ini diambil menyusul hujan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Patriot selama lebih dari 24 jam, memicu luapan sejumlah kali dan merendam rumah-rumah warga pada Jumat (23/01/2026).
Pemandangan air yang menutup akses jalan utama nampak di Kelurahan Pekayon Jaya hingga Kecamatan Rawalumbu. Aktivitas ekonomi yang biasanya riuh mendadak lumpuh, digantikan oleh kesibukan petugas gabungan yang mendorong perahu karet dan membantu warga memindahkan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

Beberapa titik krusial yang menjadi fokus penanganan meliputi Kelurahan Bintara Jaya, Kalibaru, hingga kawasan Pengasinan di Rawalumbu. Di lokasi-lokasi ini, debit air yang terus merangkak naik membuat warga, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak, tidak memiliki pilihan selain meninggalkan kediaman mereka untuk mengungsi ke posko darurat.
“Langkah ini adalah bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Kami hadir untuk membantu mengevakuasi warga yang terdampak banjir dan memastikan keselamatan masyarakat,” tegas Komandan Kodim 0507/Bekasi, Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, S.H., M.I.Pol., saat meninjau langsung pergerakan personel di lapangan.
Krisrantau menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada evakuasi fisik, tetapi juga memberikan imbauan berkelanjutan mengenai kewaspadaan terhadap potensi kenaikan air susulan. Sinergi antara Babinsa, Polri, dan BPBD menjadi kunci agar penanganan di lapangan tetap terukur dan meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa.
Hingga berita ini diturunkan, personel TNI masih bersiaga di lokasi-lokasi terdampak untuk memantau situasi secara real-time. Upaya pemulihan kondisi lingkungan dan bantuan logistik diharapkan dapat segera terealisasi seiring dengan rencana kerja sama berkelanjutan antara Kodim 0507/Bekasi dengan Pemerintah Kota Bekasi.(*)
Link: https://karonesia.com/tni-polri/hujan-24-jam-di-bekasi-personel-tni-fokus-evakuasi-4-titik-banjir/

