Tigaraksa (KARONESIA.COM) – Menjelang Ramadhan, kenaikan harga ayam dan sayuran mulai terasa di pasar tradisional Sepatan, Kabupaten Tangerang. Kondisi ini langsung memengaruhi pengeluaran harian keluarga dan pedagang kecil yang bergantung pada stabilitas harga.
Babinsa Desa Kayu Bongkok Koramil 10/Sepatan Kodim 0510/Tigaraksa, Serka Kasman, Kamis (5/3/2026) turun langsung ke pasar untuk memantau perkembangan harga dan stok bahan pokok. Ia berdialog dengan pedagang guna memastikan ketersediaan barang tetap aman selama bulan puasa.
“Pemantauan ini bertujuan mengetahui stabilitas harga sembako di masyarakat,” ujar Serka Kasman usai melakukan monitoring di Pasar Sepatan, Kamis.
Dari hasil komunikasi sosial tersebut, sejumlah pedagang mengakui adanya kenaikan harga pada komoditas tertentu. Ayam potong dan beberapa jenis sayuran tercatat mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelum Ramadhan.
Menurut pedagang, lonjakan permintaan menjadi faktor utama kenaikan harga. Selain itu, distribusi dan pasokan dari tingkat agen turut memengaruhi harga jual di lapak pasar tradisional.
Komandan Koramil 10/Sepatan, Mayor Inf M. Ridwan Idrus, menegaskan pihaknya akan terus memantau pergerakan harga selama Ramadhan. Ia memastikan aparat teritorial aktif mengukur dinamika ekonomi wilayah binaan.
“Babinsa mengajak pedagang menjaga stabilitas harga dan tidak melakukan penimbunan yang merugikan masyarakat,” kata Ridwan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pasar, terutama saat aktivitas jual beli meningkat. Menurutnya, komunikasi langsung antara Babinsa dan pedagang mempercepat deteksi potensi gejolak harga.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan wilayah, terutama dalam menghadapi lonjakan kebutuhan pokok selama Ramadhan. Dengan pemantauan rutin, aparat berharap stabilitas ekonomi masyarakat Sepatan tetap terjaga.(*)
Sumber: Pendim 0510 Tigaraksa
Diterbitkan: Kamis, 5 Maret 2026
Link: https://karonesia.com/tni-polri/harga-ayam-sayur-naik-babinsa-pantau/

