Iklan Karonesia
Home » Berita » Dari Desa Banyu Asih, Kolaborasi TNI–Polri Dorong Ketahanan Pangan Lokal

Dari Desa Banyu Asih, Kolaborasi TNI–Polri Dorong Ketahanan Pangan Lokal

Logo Karonesia

Editor: Lingga  |  @KARONESIA.COM

Tigaraksa, KARONESIA.com | TNI terus memperkuat peran teritorialnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Di Kabupaten Tangerang, Babinsa Koramil 09/Mauk bersama unsur Polri dan pemerintah daerah mengawal penanaman jagung hibrida sebagai bagian dari Program 1 Desa 2 Hektare yang menyasar langsung kebutuhan pangan masyarakat desa, Minggu (28/12/2025).

Pendampingan itu berlangsung di lahan pertanian seluas sekitar 0,6 hektare di Kampung Kebon Raya, Desa Banyu Asih, Kecamatan Mauk. Program tersebut masuk dalam agenda ketahanan pangan triwulan keempat dan melibatkan kelompok tani setempat sebagai pelaksana utama di lapangan.

Babinsa Koramil 09/Mauk, Serka Parno, memastikan proses penanaman berjalan sesuai rencana serta melibatkan petani secara aktif. Pendampingan dilakukan sejak tahap persiapan lahan hingga penanaman benih jagung hibrida, guna memastikan produktivitas dan keberlanjutan hasil panen.

Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen jangka pendek, tetapi juga mendorong kemandirian pangan desa. Dengan pola tanam terukur dan pendampingan lintas sektor, petani diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga stabilitas ekonomi lokal.

Kepala Desa Banyu Asih, Hariri, menilai kehadiran TNI dan Polri memberi dampak langsung bagi kepercayaan petani. Sinergi tersebut memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan lembaga pendukung pertanian dalam mengelola lahan produktif.

Dari sisi teknis, lahan yang digarap berada pada titik koordinat -6,0650980 dan 106,5266160. Kelompok Tani Kebon Raya yang dipimpin Madzaeni mengelola lahan milik warga setempat dengan menggunakan benih jagung hibrida hasil pengadaan mandiri, sehingga petani memiliki kontrol penuh terhadap proses produksi.

TNI memandang pendampingan pertanian sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial. Selain menjaga stabilitas keamanan wilayah, Babinsa berperan memastikan program strategis pemerintah menyentuh langsung masyarakat dan memberi manfaat nyata.

Sinergi TNI, Polri, pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, dan BUMDes dalam program ini mencerminkan pendekatan kolaboratif dalam menghadapi tantangan pangan. Model tersebut dinilai relevan untuk wilayah pesisir dan agraris seperti Mauk yang memiliki potensi lahan produktif namun membutuhkan pendampingan berkelanjutan.

Melalui pengawalan ini, TNI berharap desa-desa di Kabupaten Tangerang mampu memperkuat ketahanan pangan dari tingkat lokal. Upaya tersebut sekaligus menegaskan peran TNI sebagai mitra strategis masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial dan kesejahteraan wilayah.(*)

Bagikan artikel ini untuk menyebarkan informasi terpercaya dari karonesia.com.

Artikel ini telah tayang di Karonesia.com dengan judul "Dari Desa Banyu Asih, Kolaborasi TNI–Polri Dorong Ketahanan Pangan Lokal"
Link: https://karonesia.com/tni-polri/dari-desa-banyu-asih-kolaborasi-tni-polri-dorong-ketahanan-pangan-lokal/

Iklan ×