BLANGPIDIE (KARONESIA.com) – Komandan Kodim (Dandim) 0110/Aceh Barat Daya, Letkol Inf Rana Mega Al-Amin, S.I.P., mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat kerja sama dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Langkah antisipasi ini dinilai krusial mengingat wilayah tersebut mulai memasuki fase musim kemarau pada awal tahun 2026.
Letkol Rana menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini sangat rentan memicu titik api, terutama di area yang memiliki vegetasi kering. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem menjadi kunci utama agar bencana asap tidak melanda Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Ia menekankan bahwa pembakaran lahan untuk pembukaan area pertanian baru merupakan tindakan yang tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat.
Pihak TNI mencatat bahwa beberapa wilayah di Provinsi Aceh sudah mulai melaporkan terjadinya insiden kebakaran lahan dalam beberapa pekan terakhir.
Guna memastikan kejadian serupa tidak meluas ke wilayah Abdya, jajaran Kodim 0110 bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta instansi terkait lainnya telah meningkatkan intensitas sosialisasi kepada penduduk desa.
Selain upaya persuasif, aparat gabungan juga rutin melaksanakan patroli ke sejumlah titik yang masuk dalam kategori rawan Karhutla. Letkol Rana menegaskan bahwa TNI tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya dukungan moral dan tindakan nyata dari masyarakat luas untuk berhenti menggunakan api dalam pengelolaan lahan.
Dampak buruk dari Karhutla sangat nyata, mulai dari rusaknya ekosistem hutan, musnahnya flora dan fauna, hingga timbulnya polusi udara yang mengganggu aktivitas publik.
Oleh karena itu, Dandim mengajak seluruh pihak untuk bahu-membahu menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang di Kabupaten Abdya.(*)
Link: https://karonesia.com/tni-polri/dandim-abdya-ajak-warga-cegah-karhutla-jelang-musim-kemarau/

