Home » Berita » Sinergi PKK, Persit, dan Bhayangkari Teluknaga di Binwil Tangerang

Sinergi PKK, Persit, dan Bhayangkari Teluknaga di Binwil Tangerang

Tigaraksa, KARONESIA | Bina Wilayah (Binwil) di Teluknaga menjadi ajang konsolidasi lintas organisasi perempuan, dari PKK, Persit, hingga Bhayangkari. Kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan simbol kuatnya kolaborasi sosial di akar rumput.

Kegiatan yang berlangsung di Kelompok Wanita Tani Anggrek Ceria, Desa Muara, Teluknaga, Jumat (29/8/2025), dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid. Ia menekankan pentingnya implementasi 10 program PKK, mulai dari ketahanan pangan, kesehatan lingkungan, hingga pendidikan keluarga.

“Semua indikator harus terpenuhi dengan baik agar masyarakat merasakan dampak nyata. Bukan sekadar memenuhi penilaian, tapi menyentuh kebutuhan warga,” ujar Rismawati.

Di sisi lain, keterlibatan Persit Kartika Chandra Kirana Koramil 01/Teluknaga dan Bhayangkari Polsek Teluknaga menjadi warna tersendiri. Ketua Persit, Ny. Rita Heru Susanto, menegaskan partisipasi mereka bukan hanya dukungan formal, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial. “Binwil ini mempererat silaturahmi antarorganisasi. Kami berharap sinergi ini semakin produktif di masa depan,” kata Rita.

Baca Juga :  TMMD Ke-123: TNI Bantu Warga dengan Layanan Kesehatan Gratis

Pesan senada datang dari Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Teluknaga, Ny. Dina Endah. Ia melihat kegiatan PKK sebagai ruang belajar bersama dalam menguatkan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas organisasi perempuan akan lebih efektif menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks.

Binwil kali ini dihadiri perwakilan Forkopimcam Teluknaga, jajaran Koramil, Polsek, Sat Rudal, hingga Kepala Desa. Keberagaman kehadiran itu memperlihatkan agenda PKK tidak bisa dipandang sempit. Ia bukan lagi urusan rumah tangga, melainkan gerakan pembangunan sosial yang menuntut dukungan semua pihak.

Baca Juga :  Komsos Sertu Patar Sagala: Jangan Tunggu Kejahatan Baru Peduli Keamanan!

Kritiknya, tantangan program PKK masih besar. Persoalan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta kesenjangan akses pendidikan belum sepenuhnya teratasi di kawasan pesisir Tangerang. Dengan demikian, Binwil bukan hanya momen evaluasi, tapi juga alarm kolektif untuk mempercepat solusi.

Jika sinergi PKK, Persit, dan Bhayangkari Teluknaga benar-benar konsisten, masyarakat dapat merasakan dampak lebih nyata. Pertanyaannya, mampukah kolaborasi ini melampaui sekadar seremoni tahunan dan bergerak menjadi motor perubahan sosial yang berkelanjutan?

📤 Bagikan ke Media Sosial

Bagikan artikel ini untuk menyebarkan informasi terpercaya dari karonesia.com.

Foto Editor

Editor: Lingga
© KARONESIA 2025