Iklan Karonesia
Home » Berita » Rontokan Coran di Pasar Ciputat Ungkap Risiko Konstruksi dan Minimnya Pengawasan

Rontokan Coran di Pasar Ciputat Ungkap Risiko Konstruksi dan Minimnya Pengawasan

KODE GALERY:
×

Ciputat, Tangsel, KARONESIA.com | Rontokan coran di Blok D lantai dasar Pasar Ciputat memicu kekhawatiran para pedagang yang beraktivitas di bawahnya. Material bangunan yang berjatuhan itu dinilai berisiko tinggi mengancam keselamatan, terutama pada jam-jam padat ketika aktivitas jual beli sedang berlangsung.

Informasi awal menyebutkan, sejumlah pedagang melihat serpihan beton mulai runtuh dari bagian plafon Blok D yang sudah terjadi sekitar dua bulan lalu. Kejadian itu berlangsung tanpa tanda-tanda awal yang jelas. Para pedagang mengaku mendengar suara retakan kecil sebelum material coran jatuh dan mengenai lapak dagangan yang berada tepat di bawah struktur tersebut.

“Suara retaknya kecil, tapi tidak lama langsung ada potongan coran jatuh. Kami takut kalau yang jatuh lebih besar,” ujar seorang pedagang yang sehari-hari berjualan bumbu di area tersebut.

Ia menilai kondisi ini sudah lama terlihat mengkhawatirkan, tetapi belum ada perbaikan serius.

Rontokan itu membuka pertanyaan baru tentang kondisi struktur bangunan Pasar Ciputat, yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Para pedagang menilai kerusakan semacam ini bukan hanya masalah teknis, tetapi juga soal pengawasan, terutama karena bangunan pasar harus memenuhi standar keselamatan publik.

Sejumlah pedagang lain mengaku sudah beberapa kali melihat retakan pada bagian lantai atas Blok D. Namun laporan mereka kepada pihak pengelola pasar belum menghasilkan respons yang memadai.

“Kami sudah sampaikan keluhan. Jawabannya hanya akan dicek, tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata,” kata pedagang lainnya.

Sebagian sudah di plester namun dikuatirkan kualitasnya kurang memadai.

Rontokan coran juga menimbulkan potensi bahaya yang lebih besar jika dibiarkan. Selain risiko cedera bagi pedagang dan pengunjung, kelemahan struktur dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.

Tanda-tanda awal seperti serpihan coran jatuh biasanya mengindikasikan masalah pada kualitas pengecoran, kelembaban struktur, atau perawatan bangunan yang tidak rutin.

Pedagang berharap pemerintah turun tangan segera untuk mengevaluasi kondisi bangunan secara menyeluruh, terutama di area-area yang menunjukkan kerusakan fisik.

Mereka khawatir jika perbaikan semakin ditunda, risiko kecelakaan akan semakin besar, terutama saat pasar berada pada kondisi penuh pengunjung.(*)

Bagikan artikel ini untuk menyebarkan informasi terpercaya dari karonesia.com.

Foto Editor

Editor: Lingga
© KARONESIA 2025

Artikel ini telah tayang di Karonesia.com dengan judul "Rontokan Coran di Pasar Ciputat Ungkap Risiko Konstruksi dan Minimnya Pengawasan"
Link: https://karonesia.com/ragam/rontokan-coran-di-pasar-ciputat-ungkap-risiko-konstruksi-dan-minimnya-pengawasan/

Iklan ×