⚡ BREAKING
   

Investasi Rp575 Triliun dari Jepang-Korea, Hasil Diplomasi Prabowo

Investasi Rp575 Triliun dari Jepang-Korea, Hasil Diplomasi Prabowo

Jakarta | KARONESIA.COM – Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen investasi senilai sekitar Rp575 triliun. Pemerintah menyebut capaian tersebut sebagai hasil konkret dari diplomasi ekonomi yang dilakukan dalam rangkaian kunjungan kenegaraan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan total komitmen bisnis yang dihimpun mencapai 33,89 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp575 triliun. Nilai itu terdiri atas komitmen dari Jepang sebesar 23,63 miliar dolar AS dan Korea Selatan sebesar 10,26 miliar dolar AS.

‎Seperti dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia pada 2 April 2026, capaian tersebut diperoleh dari pertemuan langsung Presiden dengan pelaku usaha serta forum bisnis yang digelar selama kunjungan berlangsung.

‎Selain itu, pemerintah juga mencatat adanya sejumlah kesepakatan konkret dalam bentuk nota kesepahaman (MoU). Dalam rilis lanjutan Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, disebutkan bahwa kunjungan ke Korea Selatan menghasilkan sedikitnya 10 MoU antarpemerintah serta 17 kesepakatan bisnis dengan nilai sekitar 10,2 miliar dolar AS.

‎Konfirmasi serupa juga disampaikan dari sisi pemerintah lainnya. Melalui publikasi resmi Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, nilai komitmen investasi dari Korea Selatan saja disebut mencapai sekitar Rp173 triliun, yang menjadi bagian dari total keseluruhan komitmen dari dua negara tersebut.

‎Pemerintah menilai besarnya nilai komitmen ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap arah kebijakan ekonomi Indonesia, termasuk hilirisasi industri, penguatan sektor energi, serta pembangunan sektor strategis nasional.

‎Sejumlah perusahaan besar turut terlibat dalam penjajakan kerja sama tersebut. Dalam keterangan resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, disebutkan bahwa perusahaan seperti POSCO dan Lotte Chemical termasuk di antara pelaku industri yang menunjukkan minat investasi di Indonesia.

Meski demikian, pemerintah belum merinci secara lengkap sektor maupun proyek spesifik dari keseluruhan komitmen investasi tersebut. Dalam praktiknya, komitmen bisnis masih memerlukan proses lanjutan sebelum masuk tahap realisasi, termasuk penyelesaian teknis, perizinan, dan kesiapan proyek di lapangan.

Pemerintah menyatakan akan mengawal seluruh kesepakatan tersebut agar dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta penciptaan lapangan kerja.

Dengan demikian, komitmen investasi Rp575 triliun ini menjadi indikator awal keberhasilan diplomasi ekonomi Indonesia, meskipun efektivitasnya akan sangat ditentukan oleh realisasi proyek di tahap berikutnya.(*)

Karonesia
  • Penulis: Redaksi KARONESIA.COM
  • Editor: Lingga
Bagikan Artikel Ini
Informasi terpercaya dari karonesia.com
Redaksi Karonesia
Redaksi Karonesia
Articles: 7078

Artikel Populer