Tangerang Selatan (KARONESIA.COM) – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tangerang Selatan memperkuat sinergi dengan komunitas lokal guna menangkal persebaran informasi palsu atau hoaks menjelang tahapan Pemilihan Umum 2026.
Langkah strategis ini dilakukan melalui peluncuran berbagai inovasi berbasis teknologi dan pendekatan budaya lokal guna memastikan masyarakat mendapatkan akses informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua KPUD Kota Tangerang Selatan, M. Taufiq MZ, dalam diskusi rutin “NGONSEB” di Teras Tambi Historia di kawasan Kampung Keramat Pulo, Pamulang Timur, Minggu (8/2/2026), menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menjaga integritas demokrasi.

Menurutnya, Tangerang Selatan yang kerap menjadi barometer keberhasilan pemilu di Provinsi Banten harus mampu menjaga kondusivitas politik di tengah arus informasi yang dinamis.
“Kami berkomitmen menciptakan pemilu yang jujur dan transparan. Kami berharap masyarakat tidak terpengaruh hoaks sehingga nilai kebersamaan tetap terjaga meski dalam situasi politik yang dinamis,” ujar Taufiq di hadapan anggota komunitas Historia Tangsel.
Ia menambahkan bahwa KPUD telah menyediakan kanal resmi, baik melalui situs web maupun media sosial, sebagai rujukan utama data pemilu bagi warga.
Sementara itu, Ketua Yayasan Historia, Bung Agam Pamungkas Lubah, mengapresiasi langkah proaktif penyelenggara pemilu yang merangkul komunitas seni dan sejarah. Ia menilai kesadaran nasionalisme dan pemahaman sejarah yang kokoh dapat menjadi benteng bagi masyarakat agar tidak mudah terpecah belah oleh isu-isu provokatif.
Diskusi kreatif di teras Tambi Historia ini menunjukkan bahwa isu kekinian seperti literasi digital dapat dikemas secara menarik melalui pendekatan dialog gaya baru.
Pemerintah daerah dan masyarakat setempat berharap melalui edukasi yang menyasar langsung ke lapisan akar rumput, polarisasi akibat disinformasi dapat diminimalisasi.
Dengan standarisasi data yang terbuka, iklim politik di Tangerang Selatan diharapkan tetap stabil tanpa adanya sekat-sekat yang memicu perpecahan antarwarga selama proses pemilu berlangsung.(*)
Link: https://karonesia.com/daerah/historia-tangsel-strategi-kpud-tangsel-tangkal-hoaks-pemilu-2026-lewat-budaya/


