Tapanuli Tengah (KARONESIA.COM) – Ratusan siswa SDN 158506 Tukka belum bisa kembali belajar normal. Banjir susulan akibat curah hujan tinggi kembali menggenangi sekolah di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Minggu (22/2/2026) hanya selang beberapa hari setelah pembersihan pertama selesai dilakukan.
Lumpur dan material sisa banjir memenuhi halaman, ruang kelas, serta akses masuk sekolah. Kondisi itu membuat lingkungan belajar tidak aman dan tidak layak digunakan oleh siswa maupun guru.
Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) langsung bergerak. Bersama Babinsa Koramil 03/Pandan, personel Yon TP 905/TS, dan pihak sekolah yang dipimpin langsung kepala sekolah, mereka membersihkan lumpur secara gotong royong menggunakan angkong, sekop, dan cangkul.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, dalam keterangan resmi yang diterbitkan tniad.mil.id, menegaskan komitmen TNI untuk tidak mundur dari upaya pemulihan meski bencana datang berulang.
“Kami akan terus hadir membantu percepatan pemulihan agar aktivitas pendidikan dapat berjalan kembali secara normal,” ujarnya seperti dikutip dari keterangan resmi Dispenad.
Banjir susulan menjadi tantangan berlapis bagi proses pemulihan. Hujan yang terus mengguyur wilayah Tapanuli Tengah membuat lumpur kembali masuk ke area sekolah meski sudah dibersihkan sebelumnya. Petugas harus mengulang pekerjaan dari awal.
Pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana menjadi prioritas karena menyangkut hak belajar anak. Setiap hari sekolah tidak beroperasi berarti satu hari kegiatan belajar mengajar yang hilang bagi ratusan siswa di wilayah terdampak.
Kegiatan pembersihan berlangsung bertahap hingga seluruh area sekolah kembali layak difungsikan. Sinergi antara aparat dan warga sekolah terbukti mempercepat pemulihan yang semestinya membutuhkan waktu jauh lebih panjang.
Musim hujan yang belum mereda membuat potensi banjir susulan berikutnya tetap mengintai. Upaya antisipasi terus dilakukan agar kegiatan belajar mengajar tidak kembali terhenti di tengah tahun ajaran yang sedang berjalan.(*)
Berita ini disusun berdasarkan keterangan resmi yang diterbitkan tniad.mil.id pada 22 Februari 2026.
Link: https://karonesia.com/daerah/banjir-susulan-rendam-sekolah-di-tapanuli-tengah-ratusan-siswa-terdampak/


