APINDO: Indonesia Open Network Percepat Digitalisasi dan Perkuat Daya Saing UMKM
JAKARTA, KARONESIA.COM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menilai kehadiran Indonesia Open Network (ION) menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital. Platform tersebut dinilai mampu memperluas akses pasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui ekosistem perdagangan digital yang lebih terbuka, efisien, dan inklusif.
Sebagai perwakilan dunia usaha nasional, APINDO kini tengah menjalin kolaborasi dengan ION. Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas partisipasi pelaku usaha sekaligus mendorong pemanfaatan jaringan digital terbuka di berbagai sektor industri.



”ION menghadirkan infrastruktur bersama yang menghubungkan berbagai pelaku usaha tanpa bergantung pada satu platform tertentu,” ujar Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani di Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Shinta menambahkan, penerapan sistem interoperabilitas ini membuat biaya integrasi teknologi dapat ditekan. Dampak positifnya, ruang inovasi akan semakin terbuka lebar dan pelaku UMKM memiliki akses pasar yang jauh lebih luas.
Selama ini, proses digitalisasi UMKM nasional masih menghadapi sejumlah tantangan klasik. Fragmentasi lokapasar (marketplace), tingginya biaya integrasi teknologi, keterbatasan akses logistik dan pembiayaan, hingga mahalnya biaya untuk memperoleh pelanggan menjadi hambatan utama pelaku usaha.
Kehadiran ION dirancang untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut melalui infrastruktur jaringan digital nasional. Sistem ini mengintegrasikan lokapasar, penyedia logistik, sistem pembayaran, perbankan, hingga layanan digital lainnya dalam satu ekosistem yang saling terhubung.
”Interoperabilitas merupakan kunci menuju tahap berikutnya dalam perkembangan ekonomi digital Indonesia,” kata Shinta menjelaskan.
Menurutnya, pelaku usaha kini cukup melakukan satu kali integrasi untuk terhubung dengan berbagai layanan digital. Melalui sistem ini, biaya transaksi menjadi lebih rendah dan peluang pengembangan bisnis menjadi semakin besar.
Platform ION resmi diluncurkan pada 7 Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis di bidang ekonomi digital antara Indonesia dan India. Meski mengadopsi prinsip Open Network for Digital Commerce (ONDC) dari India, ION dikembangkan khusus agar sesuai dengan kebutuhan, karakteristik ekonomi, dan kerangka kelembagaan domestik.
Melalui implementasi prinsip “Join Once. Sell Everywhere”, platform ini diproyeksikan mampu memperkuat daya saing sekitar 64 juta pelaku UMKM di tanah air.
Langkah perluasan jaringan digital terbuka ini dipersiapkan sebagai fondasi penting untuk mendukung pencapaian visi inklusi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.(*)













