Suporter Lintas Wilayah Bekasi Raya Berkomitmen Jaga Kamtibmas
KOTA BEKASI, KARONESIA.COM – Sejumlah komunitas suporter sepak bola lintas wilayah di Bekasi Raya menggelar kegiatan silaturahmi dan olahraga bersama guna memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan bertajuk “Bersatu dalam Sportivitas, Bersama Menjaga Kamtibmas” tersebut diinisiasi oleh tokoh suporter sepak bola Gunung Putri, Saiful Anwar.
Pertemuan ini memobilisasi massa komunitas suporter dari kawasan Gunung Putri, Bantargebang, Pondok Gede, hingga Mekarsari, Selasa (14/7).

Aksi kolaboratif ini dipusatkan di Timber Soccer Field, Perumahan Raya, Jalan Bumi Eraska, RT 001/RW 007, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan dirancang sebagai ruang komunikasi terbuka untuk mempererat persaudaraan antarsuporter sekaligus menyelaraskan langkah dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat.
Selain berdialog mengenai pencegahan konflik, agenda tersebut diisi dengan berbagai aktivitas olahraga terintegrasi.
Upaya ini ditujukan untuk membangun karakter suporter yang matang, bertanggung jawab, serta mengedepankan nilai-nilai sportivitas di luar maupun di dalam stadion.
Tokoh Suporter Gunung Putri, Saiful Anwar, menjelaskan bahwa komunitas suporter memiliki peran strategis dalam menumbuhkan iklim sepak bola yang aman dan damai. Menurutnya, kelompok pendukung klub tidak boleh melepaskan tanggung jawab sosialnya di tengah masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa suporter bukan hanya hadir untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan di stadion, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk menjaga persatuan, memperkuat persaudaraan, serta ikut berkontribusi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ujar Saiful di Bekasi, Rabu (15/7).
Saiful menambahkan, komunikasi intensif lintas kelompok ini menjadi langkah konkret untuk memecah sekat-sekat persaingan yang rentan memicu gesekan fisik maupun verbal. Pihaknya juga mendorong agar program serupa dapat direplikasi secara berkala di berbagai daerah demi membangun kultur sepak bola Indonesia yang lebih positif.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan lintas suporter juga menyerukan gerakan bersama untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, aksi tawuran, anarkisme, hingga penyebaran ujaran kebencian yang jamak menyasar generasi muda. Keterlibatan aktif pemuda dalam kegiatan olahraga dinilai menjadi instrumen efektif dalam menekan angka kriminalitas jalanan.
”Mari kita isi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif, memperkuat persaudaraan, menjaga kedamaian, serta bersama-sama menciptakan sepak bola Indonesia yang aman, damai, bermartabat dan berprestasi,” kata Saiful.
Pascapertemuan ini, masing-masing perwakilan komunitas suporter dijadwalkan melakukan sosialisasi hasil kesepakatan damai ke akar rumput di wilayahnya.
Sementara itu, koordinasi berkala dengan aparat keamanan setempat terus ditingkatkan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas jelang bergulirnya kompetisi sepak bola mendatang.(*)
















