Tigaraksa (KARONESIA.COM) – menggelar tes psikologi bagi 100 pelajar peserta Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di , Kabupaten Tangerang, Kamis (26/2/2026). Uji psikologi ini menjadi tahap akhir penyaringan calon kader yang dinilai memiliki potensi kepemimpinan dan ketahanan mental.
Langkah tersebut penting karena pembinaan karakter remaja sekolah dinilai berpengaruh langsung terhadap kualitas kepemimpinan muda dan stabilitas sosial di masa depan, terutama di wilayah dengan jumlah pelajar yang besar seperti Kabupaten Tangerang.
Pengawas kegiatan yang juga Danramil 05/Balaraja, Kapten Inf Beriman Halawa, menegaskan bahwa KKRI tidak sekadar kegiatan tambahan sekolah. “KKRI bukan hanya ekstrakurikuler. Program ini membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan mental kepemimpinan peserta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil psikotes akan menjadi dasar evaluasi lanjutan sekaligus bahan seleksi akhir kader. Tim penguji mengukur kemampuan aritmatika dan logika penalaran, serta melakukan tes kepribadian seperti Wartegg dan gambar pohon untuk memetakan karakter peserta.
Menurut Beriman, pendekatan psikologis diperlukan agar pembinaan tidak hanya berfokus pada fisik dan kedisiplinan, tetapi juga aspek mental serta kesiapan berpikir. “Kami ingin memastikan setiap peserta memiliki kesiapan kognitif dan mental sebelum masuk tahap pembinaan lanjutan,” katanya.
Sebanyak 100 siswa dan siswi mengikuti tes secara terstruktur dalam beberapa sesi. Panitia membagi kelompok untuk menjaga konsentrasi dan objektivitas penilaian. Hasilnya akan dirangkum dalam profil individu yang menjadi rujukan pembinaan jangka panjang.
Kodim 0510/Tigaraksa menyatakan komitmen untuk terus mendampingi peserta KKRI melalui pola pembinaan berkelanjutan. Evaluasi psikologi ini menjadi pijakan untuk menyiapkan kader muda yang dinilai siap memikul tanggung jawab di lingkungan sekolah maupun masyarakat.(*)
Link: https://karonesia.com/sosdikbud/kodim-0510-saring-kader-kkri-lewat-psikotes/


