JakartaSelatan,(KARONESIA.com)– Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Selatan mengakibatkan luapan Kali Mampang merendam kawasan permukiman Pondok Karya, Kecamatan Mampang Prapatan, Kamis (22/01/2026). Ketinggian air yang mencapai 100 cm atau satu meter memaksa aparat turun tangan guna membantu mobilitas warga.
Merespons situasi tersebut, Danramil 02/Mampang Prapatan, Mayor Inf Sugiyanto, memimpin langsung personelnya untuk terjun ke lokasi terdampak. Dengan menggunakan perahu karet (LCR), personel Koramil menyisir area banjir untuk menjemput dan membantu warga yang ingin kembali ke rumah mereka masing-masing.
Dampak Luapan Kali Mampang
Berdasarkan data di lapangan, luapan air mulai memasuki pemukiman warga sejak siang hari. Tercatat sebanyak 32 rumah warga di kawasan Pondok Karya terdampak langsung oleh banjir ini. Arus yang cukup kuat di beberapa titik membuat aktivitas warga lumpuh total tanpa bantuan sarana air.
Mayor Inf Sugiyanto menegaskan bahwa kehadiran personel TNI adalah untuk memastikan keselamatan warga dan memberikan bantuan logistik serta mobilitas selama air belum surut.
“Fokus utama kami adalah memastikan warga yang ingin pulang atau keluar rumah mendapatkan akses yang aman. Ketinggian air satu meter sangat berisiko, terutama bagi anak-anak dan lansia, sehingga perahu LCR kami siagakan penuh di titik ini,” ujar Danramil di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, personel Koramil 02/Mampang Prapatan masih terus bersiaga di lokasi memantau debit air dan membantu proses evakuasi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Selatan.(*)
Link: https://karonesia.com/tni-polri/banjir-mampang-prapatan-personel-koramil-02-evakuasi-warga-pondok-karya/

