Editor: Lingga | @KARONESIA.COM
Jakarta Timur, KARONESIA.com | Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Faizal Rizal, S.I.P., hadiri Peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat (AD) Tahun 2025 kembali menjadi refleksi mendalam atas makna pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara. Upacara yang digelar di Mabrigif 1/Jaya Sakti, Jakarta Timur, Senin (15/12/2025), menegaskan bahwa semangat juang TNI AD tidak semata diwariskan secara historis, tetapi terus dihidupkan dalam konteks tantangan kebangsaan masa kini.
Upacara tersebut dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dan diikuti prajurit serta ASN TNI AD jajaran Kodam Jaya. Melalui amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, TNI AD menekankan kembali esensi Hari Juang sebagai momentum penguatan nilai pengabdian tanpa pamrih.
Dalam amanatnya, Kasad menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ASN TNI AD atas dedikasi yang konsisten menjaga kedaulatan negara dan stabilitas nasional. Penghormatan juga diberikan kepada seluruh elemen bangsa yang selama ini bersinergi mendukung tugas-tugas TNI AD, baik di bidang pertahanan, kemanusiaan, maupun pembangunan wilayah.
Kasad turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menegaskan bahwa TNI AD terus hadir bersama masyarakat dalam upaya penanganan darurat hingga rehabilitasi pascabencana sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.
Peringatan Hari Juang tidak terlepas dari nilai historis Palagan Ambarawa, peristiwa heroik yang menjadi fondasi lahirnya jati diri TNI AD. Dari peristiwa tersebut, tertanam nilai keberanian, ketulusan, dan kesetiaan kepada bangsa, nilai yang hingga kini menjadi roh pengabdian prajurit.
Tema Hari Juang TNI AD 2025, “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju”, dinilai relevan dengan dinamika kebangsaan saat ini. Tema tersebut menegaskan bahwa kekuatan pertahanan nasional tidak hanya bertumpu pada alat utama sistem persenjataan, tetapi juga pada kepercayaan dan dukungan rakyat.
Keteladanan Panglima Besar Jenderal Soedirman kembali ditegaskan sebagai kompas moral prajurit TNI AD. Sosok Soedirman mengajarkan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari keyakinan, pengorbanan, dan keberanian mengambil risiko demi kepentingan bangsa.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada prajurit berprestasi serta acara syukuran sederhana. Momentum ini menjadi penegas bahwa Hari Juang bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat akan tanggung jawab historis TNI AD untuk terus berdiri bersama rakyat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)
Bagikan artikel ini untuk menyebarkan informasi terpercaya dari karonesia.com.
Artikel ini telah tayang di Karonesia.com dengan judul "Hari Juang TNI AD 2025: Meneguhkan Pengabdian Tanpa Pamrih dan Kemanunggalan dengan Rakyat"
Link: https://karonesia.com/tni-polri/hari-juang-tni-ad-2025-meneguhkan-pengabdian-tanpa-pamrih-dan-kemanunggalan-dengan-rakyat/
Link: https://karonesia.com/tni-polri/hari-juang-tni-ad-2025-meneguhkan-pengabdian-tanpa-pamrih-dan-kemanunggalan-dengan-rakyat/

